Beranda
Regulasi

PPID Pelaksana

Pilih Grup PPID Pelaksana

Rangkaian TMMD di Bojonegoro, DPMD Gelar Pelatihan Kewirausahaan Dorong Lahirnya UMKM Baru di Kedungadem

Oleh: Layanan PPID Kategori: Informasi Berkala Dilihat: 10 kali
Gambar utama untuk artikel: Rangkaian TMMD di Bojonegoro, DPMD Gelar Pelatihan Kewirausahaan Dorong Lahirnya UMKM Baru di Kedungadem
Gambar utama artikel Rangkaian TMMD di Bojonegoro, DPMD Gelar Pelatihan Kewirausahaan Dorong Lahirnya UMKM Baru di Kedungadem

Bojonegorokab.go.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) menjadi momen memperkuat ekonomi keluarga. Salah satunya sosialisasi dan pelatihan bagi penerima manfaat Program Jatim Puspa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di Balai Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kamis (23/7/2026).

Para peserta dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Kedungadem. Mereka mendapatkan bekal keterampilan mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus pengetahuan tentang pengembangan usaha agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Muda DPMD Kabupaten Bojonegoro, M. Agus Alim menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan Program Jatim Puspa yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan. Bantuan yang telah diberikan pemerintah harus diikuti dengan peningkatan kapasitas masyarakat agar usaha yang dirintis dapat berkembang dan tidak berhenti di tengah jalan.

"Pelatihan ini bertujuan memberdayakan perempuan-perempuan hebat di wilayah Kecamatan Kedungadem. Kami ingin memberikan pengetahuan, keterampilan, sekaligus semangat berwirausaha agar usaha yang sudah berjalan semakin berkembang," ujarnya.

Agus menjelaskan, Dinas PMD Kabupaten Bojonegoro tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan penerima manfaat memiliki kemampuan mengelola usaha secara mandiri dan berkelanjutan. "Kami berharap ilmu yang diperoleh bisa menjadi motivasi untuk mengembangkan usaha maupun membuka usaha baru, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga," tambahnya.

Dalam pelatihan kali ini, peserta diajak memanfaatkan hasil pertanian lokal yang melimpah menjadi produk olahan dengan nilai tambah. Pemilik Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swaday (P4S) Gading, Kristianingsih atau yang akrab disapa Kristin Gading, menjadi narasumber sekaligus instruktur pelatihan.

Ia mengajarkan peserta membuat donat berbahan dasar waluh (labu kuning) serta nagasari berbahan pisang, dua komoditas yang mudah ditemukan di wilayah Kesongo. Kristin mengatakan pemanfaatan bahan baku lokal menjadi strategi efektif untuk menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian masyarakat.

"Harapannya, peserta mampu memanfaatkan hasil pertanian lokal yang melimpah. Saat panen raya harga sering turun, sehingga melalui produk olahan ini nilainya bisa meningkat dan pendapatan keluarga juga bertambah," jelasnya.

Sementara, Camat Kedungadem, Sahlan, menegaskan, kegiatan TMMD merupakan program pembangunan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, bukan hanya pembangunan fisik semata. Dirinya menyebut, keterlibatan seluruh elemen desa menjadi kunci keberhasilan TMMD dalam menciptakan desa yang maju dan mandiri.

"TMMD bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia serta memperkuat ekonomi masyarakat," katanya.

Sahlan mengungkapkan, kawasan di sekitar Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kesongo ke depan akan dikembangkan menjadi rest area yang diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru. Keberadaan rest area tersebut dinilai membuka peluang besar bagi pelaku UMKM, terutama kaum perempuan, untuk memasarkan aneka produk kuliner maupun hasil olahan pangan lokal.

Karena itu, ia mendorong peserta pelatihan agar terus meningkatkan kualitas produk, termasuk dari sisi kemasan dan pemasaran agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menegaskan, pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga.

Melalui kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan berbagai pihak, TMMD di Desa Kesongo diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, serta memiliki daya saing melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal.[ai/nn]


Asisten PPID

Online