Beranda
Regulasi

PPID Pelaksana

Pilih Grup PPID Pelaksana

Embung Rowoglandang Desa Gading-Tambakrejo Direhabilitasi, Beri Dampak Bidang Pertanian hingga Perikanan

Oleh: Layanan PPID Kategori: Informasi Berkala Dilihat: 11 kali
Gambar utama untuk artikel: Embung Rowoglandang Desa Gading-Tambakrejo Direhabilitasi, Beri Dampak Bidang Pertanian hingga Perikanan
Gambar utama artikel Embung Rowoglandang Desa Gading-Tambakrejo Direhabilitasi, Beri Dampak Bidang Pertanian hingga Perikanan

Bojonegorokab.go.id - Embung Rowoglandang di Desa Gading Kecamatan Tambakrejo mulai direhabilitasi oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Bojonegoro. Lahkah ini guna memperkuat infrastruktur sumber daya air untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Rehabilitasi Embung Rowoglandang difokuskan pada penguatan tebing embung untuk menjaga kestabilan konstruksi, mencegah kerusakan, sekaligus mempertahankan kapasitas tampungan air agar tetap optimal dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

โ€œEmbung Rowoglandang merupakan embung eksisting yang memiliki fungsi penting dalam mendukung ketersediaan air. Melalui rehabilitasi, khususnya penguatan tebing, kami berharap kondisi embung semakin kuat dan stabil sehingga fungsi tampungan air dapat terus terjaga,โ€ ujar Kepala Dinas PU SDA Kabupaten Bojonegoro Retno Wulandari.

Embung tersebut memiliki luas baku daerah irigasi yang dilayani sekitar 42,28 hektare. Keberadaannya memiliki potensi besar dalam meningkatkan ketersediaan air bagi pertanian, mengurangi risiko kekeringan, serta mendukung peningkatan produktivitas dan intensitas tanam.

Menurut Retno, optimalisasi fungsi embung juga memiliki dampak lebih luas bagi masyarakat. Diantaranya membuka potensi pemanfaatan untuk kegiatan perikanan maupun aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Sehingga nfrastruktur ini bisa memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat.

โ€œDengan ketersediaan air yang lebih terjaga, kami berharap kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi dan ketahanan pangan di wilayah sekitar juga semakin kuat,โ€ jelasnya.

Retno menambahkan, keberhasilan menjaga fungsi embung tidak hanya bergantung pada kondisi fisik infrastruktur. Peran masyarakat dan petani dalam menjaga kebersihan serta menggunakan air secara bijak juga menjadi bagian penting.

โ€œKami mengimbau masyarakat dan petani di sekitar embung untuk bersama-sama menjaga kebersihan, kapasitas tampungan dan jaringan irigasi. Penggunaan air juga perlu dilakukan secara bijak dan proporsional agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,โ€ pungkas Retno.

Dengan rehabilitasi tersebut, Embung Rowoglandang diharapkan semakin optimal sebagai infrastruktur tampungan air sekaligus menjadi salah satu penopang keberlanjutan pelayanan air bagi masyarakat, khususnya sektor pertanian.[fif/nn]


Asisten PPID

Online