Beranda
Regulasi

PPID Pelaksana

Pilih Grup PPID Pelaksana

Warga Klepek-Sukosewu Sukses Kembangkan Budidaya Lele dari Program Kolega, Penjualan Lewat Online

Oleh: Layanan PPID Kategori: Informasi Berkala Dilihat: 87 kali
Gambar utama untuk artikel: Warga Klepek-Sukosewu Sukses Kembangkan Budidaya Lele dari Program Kolega, Penjualan Lewat Online
Gambar utama artikel Warga Klepek-Sukosewu Sukses Kembangkan Budidaya Lele dari Program Kolega, Penjualan Lewat Online

Bojonegorokab.go.id – Program bantuan budidaya ikan lele melalui program Lele KOLEGA (Kolam Lele Keluarga) dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan Khoiri, warga Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, yang berhasil mengembangkan usaha budidaya lele hingga mampu membeli kolam tambahan dari hasil penjualannya.

Khoiri menerima bantuan program Lele Kolega pada Agustus 2025. Berbekal bantuan dua kolam berukuran D2 bibit lele hingga pakan, ia mulai membudidayakan lele secara bertahap. Hasil panen yang diperoleh tidak langsung dihabiskan, tetapi disisihkan untuk mengembangkan usaha.

“Awalnya saya mendapat bantuan dua kolam. Kemudian, hasil panen kedua saya belikan satu kolam lagi. Saya tabung lagi sedikit demi sedikit sampai bisa membeli kolam kedua, dan sekarang saya juga membuat kolam tanah,” ungkap Khoiri.

Menurutnya, keberhasilan budidaya lele tidak terlepas dari perawatan yang rutin, terutama dalam penggantian air kolam dan pemberian pakan. Dengan pengelolaan yang baik, lele dapat dipanen dalam waktu sekitar dua setengah bulan.

Dalam sekali tebar, Khoiri membeli sekitar 10.000 ekor bibit lele dan mampu menghasilkan panen kurang lebih satu ton. Hasil tersebut menjadi modal penting untuk mengembangkan kapasitas usaha budidayanya.

Untuk pemasaran, Khoiri memanfaatkan jaringan penjualan melalui grup budidaya lele Bojonegoro di online yang mempertemukan pembudidaya dengan para tengkulak. Keberadaan jaringan tersebut membantu mempermudah pemasaran hasil panen lele.

“Dari grup itu saya tidak kebingungan harus jual kemana,” ungkapnya.

Khoiri mengaku bersyukur karena bantuan yang diterimanya mampu mendukung pengembangan usaha sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan perekonomian keluarga.

“Terima kasih kepada Pemkab Bojonegoro. Bantuan ini sangat membantu saya. Untuk teman-teman yang baru menerima program Kolega, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik, dikembangkan sedikit demi sedikit, sehingga dapat menambah perekonomian keluarga dan usahanya semakin maju,” tuturnya.

Kisah Khoiri menjadi gambaran bahwa bantuan pemerintah dapat menjadi modal awal bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif. Dengan ketekunan, perawatan yang konsisten, serta pengelolaan hasil panen yang baik, budidaya lele berpeluang menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi keluarga.

Melalui program Lele Kolega, Pemkab Bojonegoro melalui Disnakkan terus mendorong pemanfaatan potensi perikanan sebagai salah satu upaya meningkatkan produktivitas masyarakat dan mendukung penguatan ekonomi keluarga. [ai/nn]

Asisten PPID

Online