Beranda
Regulasi

PPID Pelaksana

Pilih Grup PPID Pelaksana

Dorong Program Terlaksana hingga Desa, TP PKK Bojonegoro Kunjungi Desa Clebung-Bubulan

Oleh: Layanan PPID Kategori: Informasi Berkala Dilihat: 8 kali
Gambar utama untuk artikel: Dorong Program Terlaksana hingga Desa, TP PKK Bojonegoro Kunjungi Desa Clebung-Bubulan
Gambar utama artikel Dorong Program Terlaksana hingga Desa, TP PKK Bojonegoro Kunjungi Desa Clebung-Bubulan

Bojonegorokab.go.id โ€“ Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bojonegoro terus bergerak untuk mendorong pelaksaan program hingga tingkat desa. Pada Kamis (10/9/2026), PKK melaksanakan kunjungan dan pembinaan tematik di Desa Clebung, Kecamatan Bubulan.

Dalam kunjungan tersebut, TP PKK Kabupaten Bojonegoro turut memberikan bantuan kepada sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan. Bantuan diberikan kepada ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan risiko tinggi (risti), balita dengan gizi kurang, lansia sebatang kara, serta remaja.

Rombongan TP PKK juga melakukan kunjungan ke Posyandu dengan layanan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kegiatan pengembangan Gerakan Ayam Telur Mandiri (GAYATRI), serta mengunjungi lansia sebatang kara di Desa Clebung.

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono menyampaikan, pembinaan tematik kali ini mengangkat sejumlah tema yang menjadi perhatian bersama, yakni pengembangan GAYATRI, pencegahan stunting, serta penguatan kawasan bebas rokok.

โ€œJuga bagaimana kita mengaitkan Rakernas dengan program kita sampai ke desa-desa,โ€ ujarnya.

Menurut Cantika, pengembangan GAYATRI diharapkan tidak hanya menjadi program tingkat kelompok, tetapi juga dapat berkembang secara mandiri di lingkungan keluarga. Dengan demikian, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan protein keluarga sekaligus memiliki potensi tambahan pendapatan.

โ€œHarapan saya di setiap rumah punya GAYATRI mandiri untuk memenuhi kebutuhan protein di rumah,โ€ jelasnya.

Selain ketahanan pangan melalui GAYATRI, Cantika menegaskan bahwa pencegahan stunting masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Untuk itu, pemeriksaan kehamilan secara rutin, keaktifan membawa anak ke posyandu, pemenuhan gizi, serta pemahaman orang tua mengenai gizi dan sanitasi menjadi hal penting yang perlu terus diperkuat.

โ€œStunting masih menjadi PR kita bersama. Ibu hamil diperiksa secara rutin, anak-anak datang ke posyandu dan mendapatkan gizi yang cukup. Orang tua juga harus memahami gizi anak dan sanitasi yang baik,โ€ tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran mengenai bahaya rokok bagi keluarga. Menurutnya, dampak rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok aktif, tetapi juga anggota keluarga yang berada di sekitarnya sebagai perokok pasif.

Cantika menambahkan, hasil Rakernas PKK tahun 2026 juga menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan berbagai kegiatan PKK di daerah. Program-program yang dilaksanakan di tingkat kabupaten hingga desa diupayakan selaras dengan hasil Rakernas, serta dilaksanakan berdasarkan data dan memanfaatkan teknologi.

โ€œSemua kegiatan PKK harus berdasarkan data dan berbasis teknologi,โ€ imbuhnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 TP PKK Kabupaten Bojonegoro fokus mendorong pengembangan GAYATRI. Sementara pada tahun 2027, perhatian akan diarahkan pada penanganan anak tidak sekolah yang masih menjadi tantangan bersama.

Sementara itu, Ketua Pokja 4 Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Kabupaten Bojonegoro Fidrotin Azizah Hernowo menyampaikan materi mengenai pentingnya menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan bebas dari paparan asap rokok.

Ia menjelaskan, bagi anggota keluarga yang masih merokok, aktivitas tersebut sebaiknya dilakukan di ruangan tersendiri dan tidak bercampur dengan anggota keluarga lainnya.

โ€œKita yang tidak ikut menikmati rokok juga harus mendapatkan hak untuk menghirup udara yang nyaman,โ€ ujarnya.

Fidrotin juga menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Bojonegoro tengah mengikuti penilaian Kabupaten Sehat. โ€œRokok dan vape itu bahayanya sama. Kita yang tidak ikut menikmati rokok harus dapat menghirup udara yang nyaman,โ€ pungkasnya. [ai/nn]


Asisten PPID

Online