Beranda
Regulasi

PPID Pelaksana

Pilih Grup PPID Pelaksana

Imbauan Dinkes Bojonegoro: Hindari Mencium dan Mencubit Bayi Saat Berlebaran

Oleh: Alfianita Kategori: Informasi Setiap Saat Dilihat: 32 kali
Gambar utama untuk artikel: Imbauan Dinkes Bojonegoro: Hindari Mencium dan Mencubit Bayi Saat Berlebaran
Gambar utama artikel Imbauan Dinkes Bojonegoro: Hindari Mencium dan Mencubit Bayi Saat Berlebaran

Bojonegorokab.go.id โ€“ Momentum Lebaran identik dengan silaturahmi dan bertemu keluarga, termasuk bayi dan anak kecil. Namun, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan bayi guna mencegah penularan penyakit.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Rury Dewi mengingatkan masyarakat agar tidak mencium maupun mencubit bayi saat berkunjung pada momen Lebaran. Hal ini karena tindakan tersebut dapat meningkatkan risiko penularan virus maupun bakteri kepada bayi.

Menurut dr. Rury, kulit bayi masih sangat sensitif dan mudah mengalami iritasi. Selain itu, kontak langsung seperti mencium atau mencubit juga dapat membuat bayi merasa tidak nyaman, bahkan memicu stres.

โ€œBayi memiliki daya tahan tubuh yang masih berkembang, sehingga lebih rentan terhadap infeksi. Mencium atau mencubit bayi saat bertemu di momen Lebaran sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko penularan virus dan bakteri,โ€ jelasnya.

Ia menambahkan bahwa ada berbagai penyakit menular yang perlu diwaspadai selain campak. Di antaranya batuk rejan, herpes, difteri, varicella atau cacar air, serta parotitis atau yang lebih dikenal dengan gondongan.

Melalui imbauan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan anak selama perayaan Lebaran dengan mengurangi kontak langsung yang berisiko menularkan penyakit.

โ€œLebaran adalah momen bahagia untuk bersilaturahmi, namun kita juga perlu tetap menjaga kesehatan anak-anak. Mari bersama-sama menghindari tindakan yang berpotensi menularkan penyakit dan menjaga kesehatan buah hati kita,โ€ imbuhnya.

Lebih lanjut, jika bayi sakit saat Lebaran, prioritaskan kesehatannya dengan berkonsultasi dengan dokter anak untuk penanganan yang tepat, pastikan bayi banyak minum ASI atau susu formula, jaga kebersihan lingkungan sekitar, dan hindari mengajak bayi ke tempat-tempat yang ramai dulu untuk mencegah penyebaran penyakit. [ai/nn]

Asisten PPID

Online